Menpora Berharap Rafika Sukses di Olimpiade

0 264

Jakarta- Atlet menembak putri Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba menjadi salah satu andalan tim merah putih dalam Olimpiade Tokyo 2021. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendukung dan berharap Vidya bisa sukses pada ajang olahraga internasional tersebut. 

“Memang di Olimpiade Tokyo ini kan kita juga sudah berhitung ya secara realistis. Nah, dari persiapan yang sudah dilakukan, kami optimis Vidya bisa sukses dan meraih hasil terbaik di Olimpiade nanti,” kata Menpora Amali dalam konferensi pers usai menerima kunjungan PB Perbakin, Letnan Jenderal ( Letjen) Joni Supriyanto beserta jajaran dan tiga atlet menembak di Kemenpora, Jakarta, Selasa (15/6/2021). 

Menpora Amali menilai, Vidya Rafika memiliki potensi yang sangat baik. Ini mengingat Vidya masih berusia 20 tahun, namun sudah tampil di kompetisi olahraga terbesar dunia. “Vidya ini kan usianya masih muda ya, dua puluh tahun. Sehingga harapannya kedepan bisa terus berprestasi dan apa yang ditargetkan kedepannya bisa tercapai,” jelasnya.

Menembak merupakan salah satu dari 14 cabang olahraga unggulan dalam Grand Design Keolahragaan Nasional.

Ketua Umum Perbakin, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto mengatakan dirinya melaporkan sejumlah hal salah satunya atlet Perbakin meraih perunggu di Kejuaraan Dunia Menembak di India.  “Minggu depan mereka akan bertanding di Kroasia, sambil menyiapkan diri untuk bertanding di Olimpiade. Jadi dia (atlet) kembali dari Kroasia dia akan berangkat ke Olimpiade Tokyo pada bulan depan,” ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Perbakin Firtian Judiswandarta menambahkan bahwa SSF Grand Prix pistol dan rifle 2021 Sepetember mendatang adalah sebuah ajang uji coba untuk mempersiapkan Piala Dunia Menembak 20222 dimana Indonesia menjadi tuan rumahnya. 

“Sebenarnya ini adalah uji coba kita juga untuk mempersiapkan Piala Dunia, kita dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia tanggal 8 sampai dengan tanggal 18 Februari tahun 2022,” katanya. 

Menurut dia, kegiatan  ini akan menjadi pengalaman yang paling berharga dan pertama untuk Indonesia, khusunya Perbakin karena kemungkinan untuk bisa jadi tumah rumah 10 tahun atau 20 tahun lagi. “Ini sejarah buat Perbakin, buat Indonesia karena pertama kali Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2002,” tandas Yudi. 

Untuk Olimpiade Tokyo  2021, Perbakin sendiri menargetkan masuk final untuk cabang olahraga menembak. “Karena di final ini jadi delapan besar. Itu semua atlet yang masuk di delapan besar itu skornya menjadi nol semua dan atlet yang sudah mempersiapkan dirinya dengan mental yang kuat secara teknis maupun secara mental nya itu yang akan bisa menjadi juara di final nanti,” ungkapnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.