Berita

Logo dan Maskot ASG 2019 Gambarkan Kebersamaan Dalam Perbedaan

25 June 2019 05:34 PM
Logo dan Maskot ASG 2019 Gambarkan Kebersamaan Dalam Perbedaan
Suasana launching Logo dan Maskot ASG 2019 di Wisma Karsa Kemenpora Jakarta

Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) serta Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI), resmi meluncurkan logo serta maskot ASEAN School Games (ASG) XI Tahun 2019 di Jakarta. ASG merupakan ajang yang akan dihelat di Semarang, 17-25 Juli 2019 mendatang. Ajang ini akan diikuti para atlet pelajar dari 10 negara Asia Tenggara.

Menpora Imam Nahrawi pun memuji makna dari logo dan maskot ASEAN School Games 2019, Menurutnya, logo dan maskot yang menggambarkan kota Semarang, Warak Ngendog ini menggambarkan keterpaduan yang sangat luar biasa tentang kebersaman dari perbedaan yang ada.

"ASEAN School Games ingin mengabarkan pada dunia, khususnya di ASEAN, kalau ingin belajar tentang memaknai penghormatan tentang perbedaan, maka belajarkan ke Indonesia," kata Imam.

Dikesempatan yang sama, Plt Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen mengatakan, Warak Ngendog melambangkan Semarang yang multi-etnis dan terdiri atas masyarakat yang heterogen.

"Kami dari dulu duduk bersama dan terbiasa hidup dalam Unity, Spirit and Respect (tema ASEAN School Games) untuk membangun peradaban," ucap Taj.

Lebih lanjut, Taj mengucapkan rasa terima kasihnya karena Semarang, Jawa Tengah dipercaya sebagai tuan rumah ASEAN School Games 2019.

"Kami berterima kasih mendapatkan penghormatan ditunjuk untuk menjadi lokasi terselenggaranya Asean School Games 2019 yang ke-11. Perlu kami sampaikan, bahwa kami jauh-jauh hari sudah menyambut dengan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng, Sinung N Rachmadi, untuk terlaksananya acara Asean School Games, seluruh persyaratan kami sudah persiapkan, utamanya tempat-tempat atau lokasi-lokasi diselenggarakannya Asean School Games 2019 mendatang," jelasnya.

Ia juga menambahkan, Spirit, Unity, dan Respect yang diangkat pada tema Asean School Games 2019 kali ini akan ditunjukan kepada dunia bahwa Indonesia khususnya di Jawa Tengah sangat menjunjung tinggi persatuan, sekaligus kami juga menjunjung sportifitas yang sudah dilakukan oleh bangsa dan negara republik Indonesia, sekaligus persahabatan.

Direktur Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (BLU LPDUK) Kemenpora, Agus Hardja Santana menyatakan launching logo dan mascot ini untuk meningkatkan ingatan masyarakat tentang pentingnya ASEAN Schools Games ke-sebelas ini. “Kami melaunching logo dan mascot ini untuk meningkatkan ingatan masyarakat tentang pentingnya ASEAN Schools Games 2019 yang akan diselenggarakan di Semarang pada tanggal 17 hinga 25 Juli 2019 mendatang,” kata Agus saat memberikan sambutan di acara Launching.

Agus berharap, para stackholder dari semua kalangan pelaku olahraga, organisasi olahraga, pecinta olahraga dan seluruh mitra industri olahraga mendukung suksenya ASEAN Schools Games 2019.

“ASEAN Schools Games 2019 ini akan berjalan sukses jika semua stackholder kalangan pelaku olahraga, organisasi olahraga, pecinta olahraga dan seluruh mitra industri olahraga turut mendukung kelancaran dan kesuksesan acara ini. Ditambah dukungan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga meminta kepada para sponsor untuk terus mendukung program-program olahraga. Pasalnya, dukungan ini dapat membawa sebuah prestasi olahraga yang lebih baik. Juga memberikan dampak manfaat (branding) yang seimbang dengan biaya yang dikeluarkan.

Leave a Comment

Our Partner