Hanya Runner Up, Tim Thomas dan Uber Tetap Membanggakan

Jakarta – Tim bulutangkis Indonesia putra dan putri Indonesia dipaksa puas menjadi runner up Piala Thomas dan Uber 2024. Skuad Merah Putih dipaksa mengakui ketangguhan Tim tuan rumah China yang berhasil mengawinkan gelar turnamen beregu paling tua itu di depan publiknya sendiri.

Pada laga final di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, Minggu (5/5/2024),  Tim Uber Indonesia gagal membendung keperkasaaan, China 0-3. Beberapa saat kemudian, giliran Tim Thomas Indonesia yang ditekuk 1-3.  Meski kalah dari tuan rumah, menjadi runner up tetap merupakan prestasi yang patut dibanggakan, baik bagi Tim Thomas dan terutama Tim Uber.

Bagi China, itu merupakan gelar juara Uber Cup yang ke-16 sekaligus mengkuhkan dominasi Negeri Tirai Bambu itu di ajang ini. Jepang tercatat sebagai tim tersukses kedua dengan 9 gelar. Sementara bagi Indonesia yang pernah 3 kali juara Piala Uber, menjadi runner up merupakan catatan kedelapan kali dan yang terbanyak dari negara manapun.

Sementara untuk Thomas Cup,  dengan tahun ini China sudah mengoleksi gelar 11 kali. Mendekati Indonesia yang berada di puncak teratas yang sudah pernah mencicipi 14 kali juara. Menjadi runner up, Merah Putih tercatat delapan kali menempati posisi itu, ketika Malaysia yang sudah pernah merasakan lima kali juara tercatat paling banyak menduduki runner up yaitu 9 kali.

Meski gagal mengatasi tuan rumah China di final, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengapresiasi perjuangan Tim Thomas dan Uber Cup 2024 Indonesia. Menpora Dito menilai perjuangan pemain Thomas Cup sudah maksimal dan luar biasa.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan atlet bulutangkis kita yang sudah berjuang dengan maksimal di ajang Thomas Cup 2024. Persaingan Thomas dan Uber Cup tahun ini memang sangat sengit, dan tim putra dan putri bulutangkis kita sudah memberikan yang terbaik di ajang ini,” ujar Menpora Dito saat menyaksikan Nobar Thomas Cup di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, (5/5) malam.

Menpora Dito juga merasa bangga melihat progres tim Thomas dan Uber Indonesia tahun ini, buktinya mereka bisa menembus sampai laga final untuk menghadapi tuan rumah China. “Progres prestasi yang ditunjukkan tim Thomas dan Uber Indonesia sangat luar biasa, mereka bisa menembus final dan berhadapan dengan tuan rumah,” tambahnya.

 

Hasil Final Piala Thomas dan Uber 2024

Uber Cup
WS1 – Gregoria Mariska Tunjung vs Chen Yu Fei (7-21, 16-21)

WD1 – Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (11-21, 8-21)

WS2- Ester Nurumi Tri Wardoyo vs He Bing Jiao (21-10, 15-21 dan 17-21)

Thomas Cup
MS1- Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi (17-21, 6-21)
MD1- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Liang Wei Kang/Wang Chang (18-21, 21-17, 17-21)
MS2- Jonatan Christie vs Li Shi Feng (21-16, 15-21, 21-17)
MD2- Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs He Ji Ting/Ren Xiang Yu (11-21, 15-21)

MS3- Chico Aura Dwi Wardoyo vs Lu Guang Zu (Tidak dimainkan)